Disdik Pamekasan Sebut 17 Ribu Jiwa Masih Buta Huruf

Disdik Pamekasan Sebut 17 Ribu Jiwa Masih Buta Huruf

Ilustrasi

Suramadupost.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menyebutkan sebanyak 17 warga Pamekasan masih buta huruf. Menrut Disdik setempat sebagian besar warga buta aksara tersebar di dua kecamatan.

“Yaitu, Kecamatan Pasean dan Batumarmar,” kata Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, Suyut, Rabu (28/11).

Meski cukup tinggi, namun Suyut mengatakan, angka tersebut mengalami penurunan. Menurutnya, pada tahun 2017, warga yang tak bisa mengenal huruf itu mencapai 18 ribu jiwa.

“Kalau angka buta huruf dari tahun ke tahun menurun, tahun 2017 sekitar 18 ribu, tahun 2018 sekitar 17 ribu,” katanya.

Lebih lanjut Suyut mengatakan anggaran untuk pengentasan buta huruf tahun 2018 bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 100 juta. Selama ini, program Keaksaraan Fungsional (KF) difokuskan di dua kecamatan dimaksud.

“Teman-teman di bawah melaksanakan program itu sesuai dengan anggaran yang ada. Kemungkinan besar, program KF terus berlanjut hingga tahun 2019, tapi sekarang APBD belum ditetapkan,” tandas Suyut. (mediamadura.com)

 

Dipost Oleh Donay Leandro

Post Terkait

Tinggalkan Komentar