Gelombang Tinggi, Nelayan Di Pamekasan Diminta Tak Melaut

Gelombang Tinggi, Nelayan Di Pamekasan Diminta Tak Melaut

Ilustrasi ; nalayan (antara)

Suramadupost.com – Nelayan di Kabupaten Pamekasan diminta untuk mewaspadai gelombang laut yang cukup tinggi dalam waktu dekat ini. Demikian himbauan tersebut di keluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Menurut Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pamekasan, Budi Cahyono, peningkatan tinggi gelombang cukup signifikan terjadi di Laut Jawa bagian timur mulai tanggal 29 Desember 2018 hingga awal Januari 2019, dengan ketinggian gelombang antara 2.5 – 3.5 meter.

“Peningkatan tinggi gelombang cukup signifikan,” jelas Budi Cahyono, dikutip dari Koranmadura.com, Jumat, (28/12).

Karena itu, pihaknya meminta kepada nelayan untuk tetap waspada menghadapi kondisi cuaca yang tidak stabil dalam satu pekan ke depan.

Bahkan, pihaknya mengimbau agar tidak melaut jika gelombang sedang tinggi. “Kalau gelombang tinggi, sebaiknya jangan dipaksakan untuk melaut,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Ismail mengatakan, musim pancaroba sering terjadi golombang yang tinggi. Pihaknya berharap para nelayan harus waspada akan hal tersebut.

“Saya meminta kepada nelayan, kondisi cuaca ini harus waspada ya,” harapnya.

Selain itu, dia meminta pemerintah setempat melakukan antisipasi menghadapi ketinggian gelombang agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan pada nelayan.

“Bagaimana pemerintah untuk memberikan bantuan jaket pelampung kalau mereka berangkat untuk melakukan penangkapan ikan itu,” pintanya. (SUDUR/ROS/VEM)

 

 

Dipost Oleh Donay Leandro

Post Terkait

Tinggalkan Komentar