Kapolres Pamekasan Bantah Soal Isu Penghadangan Terhadap Maruf Amin

Kapolres Pamekasan Bantah Soal Isu Penghadangan Terhadap Maruf Amin

Cawapres 01 Maruf Amin saat berkunjung ke kerabatnya di Desa Jambringin, Proppo, Senin (1/4) ( KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMAN )

Suramadupost.com – Kepolisian Resort Pamekasan, Madura, Jawa Timur, membantah adanya aksi penghadangan terhadap Cawapres 01, KH Ma’ruf Amin saat menyambangi Desa Jambringin, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Senin, (1/4) kemarin.

Menurut Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo, sejumlah massa yang mengatasnamakan pendukung Capres-Cawapres 02, hanya membentangkan poster bergambar Prabowo-Sandi serta mengacungkan jari jempol dan telunjuk sebagai simbol pendukung 02.

“Tidak sampai menghadang jalan, karena mereka hanya membentangkan poster,” terangnya, Selasa (2/4).

Menurut Teguh, sejumlah massa 02 tersebut juga tidak melakukan penutupan terhadap akses jalan raya karena hanya berdiri di pinggir jalan dengan meneriakkan kata Prabowo berulang-ulang.

“Itu bukan penghadangan, karena tidak sampai memblokade jalan,” terang Teguh.
Menurut Teguh, aparat pengamanan sudah melakukan pengawalan terhadap rombongan mantan Rais Aam PBNU tersebut. “Tidak benar adanya penghadangan karena aparat kepolisian melakukan pengamanan di TKP,” dalihnya.

Teguh menegaskan, sejumlah massa pendukung 02 juga tidak sampai melakukan blokade terhadap akses jalan. Mereka hanya membagikan beberapa stiker dan poster yang bergambar Prabowo, Capres 02.

“Pasukan pengamanan sudah di sana, dan akses jalan juga tak ditutup,” tegasnya.
Mobil yang ditumpangi KH Ma’ruf Amin beserta rombongan dikawal oleh 350 personel kepolisian untuk menjaga kelancaran perjalanan hingga tiba di lokasi.

Massa yang mengatasnamakan pendukung Capres-Cawapres 02 memang sudah tiba di lokasi sekitar 2 jam sebelum kedatangan Cawapres 01, KH Ma’ruf Amin.

“Di sana memang sudah ada sekelompok massa sekitar 100 sampai 200 orang, sehingga kami melakukan pengamanan,” ucapnya.

“Jadi isu itu tidak benar, apalagi ada bahasa penghadangan,” lanjutnya.

Sebelumnya, sekitar pukul 17.30 WIB, Senin (1/4/2019) rombongan KH Ma’ruf Amin membatalkan melakukan ziarah ke makam leluhurnya, di Desa Jambringin, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan lantaran ada penghadangan oleh massa yang mengatasnamakan pendukung Capres-Cawapres 02. (Hasibuddin/ Putri Kuzaifah)

 

Dipost Oleh Donay Leandro

Post Terkait

Tinggalkan Komentar