Peredaran Narkoba di Pamekasan Alami Peningkatan

Peredaran Narkoba di Pamekasan Alami Peningkatan

Narkoba : ilustrasi

Suramadupost.com – Kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Pamekasan, Madura, Jawa Timur selama 2018 ini mengalami peningkatan. Demikian pernyataan tersebut dilontarkan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pamekasan.

“Pamekasan darurat narkoba,” tegas Sekretaris BNNK Pamekasan, Ridawati, dikutip dari Mediamadura.com, Selasa (4/12).

Ridawati mengatakan, obat-obatan terlarang itu beredar di kalangan remaja, pelajar, dan mahasiswa. Tempat karaoke, kafe dan beberapa tempat hiburan lainnya diduga menjadi wadah peredaran narkoba tersebut.

“Narkoba sudah merusak generasi bangsa, pemuda dan berbagai kalangan,” sesal Ridawati.
Sementara itu, Kasatreskoba Polres Pamekasan, AKP Moh Sjaiful menambahkan, tahun ini kasus penyalahgunaan narkoba memang mengalami peningkatan di bandingkan tahun 2017.

“Ada tren negatif pengguna narkoba di Pamekasan,” katanya.

Sjaiful menjelaskan, tahun 2017 Satrekoba Polres Pamekasan berhasil mengungkap 47 kasus penyalahgunaan narkoba dengan 59 tersangka. Sedangkan tahun 2018, meningkat menjadi 64 kasus dengan 92 tersangka.

“Data itu per November 2018, dimungkinkan ada tambahan,” tandasnya. (*)

 

Dipost Oleh Donay Leandro

Post Terkait

Tinggalkan Komentar