Proses Pengiriman Logistik Pemilu Ke Kepulauan Sumenep Terancam Mundur

Proses Pengiriman Logistik Pemilu Ke Kepulauan Sumenep Terancam Mundur

Petugas saat menyiapkan logistik sebelum didistribusikan ke TPS (Ubay Shabaro/RadarMadura.id)

Suramadupost.com – Proses pengiriman logistik Pemilu 2019 ke wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terancam molor dari yang sudah ditentukan. Hingga saat ini KPU setempat dikabarkan masih kekurangan logistik berupa surat suara.

“Kekurangan surat suara masing-masing Dapil (Daerah Pemilihan) sekitar 2 ribu surat suara untuk DPRD Kabupaten. Jadi, hingga saat ini pendistribusian logistik pemilu utamanya ke kepulauan belum bisa dilakukan. Padahal, rencananya logistik ke kepulauan akan didistribusikan lebih awal,” kata Ketua KPU Sumenep, Abd Warits, Selasa (26/3).

Pengiriman logistik ke kepulauan rencananya akan dilakukan pada tanggal 2 April, sesuai dengan jadwal kapal reguler. Jika hingga pekan depan kekurangan logistik belum terpenuhi, dipastikan akan berdampak pada pendistribusiannya ke kepulauan terjauh seperti Masalembu, Sakala dan Sapeken.

“Kami berencana mendahulukan logistik ke kepulauan karena Sumenep ini memiliki pulau-pulau jauh. Dari 27 kecamatan, 9 kecamatan berada di kepulauan,” ucapnya.

Secara keseluruhan KPU Sumenep kekurangan surat suara sebanyak 78.035 lembar, meliputi SS DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD dan Pilpres. Kekurangan itu merupakan akumulasi kekurangan surat surat karena rusak dan juga karena jumlah yang dikirim dari perusahaan tidak sesuai (kurang).

Jumlah DPT Sumenep pada Pemilu 2019 sebanyak 872.764 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 410.522 laki-laki dan 462.242 perempuan. Mereka nantinya akan menyalurkan suaranya di 4.315 Tempat Pemungutan Suara (TPS). (Samsul Arifin/Putri Kuzaifah)

Sumber: portalmadura.com

Dipost Oleh Donay Leandro

Post Terkait

Tinggalkan Komentar