Ratusan Nelayan Demo Kantor DPRD Sumenep , Ini Tuntutannya

Ratusan Nelayan Demo Kantor DPRD Sumenep , Ini Tuntutannya

Ratusan nelayan saat demo Kantor DPRD Sumenep (mediamedura.com)

Suramadupost.com --- Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Madura, Jawa Timur, digeruduk ratusan massa yang berprofesi sebagai nelayan pada Rabu (5/12). ratusan nelayan tersebut berasal dari Desa Longos, Desa Grujugan, Kecamatan Gapura dan juga Kecamatan Dungkek.

Kedatangan mereka itu tak lain tengah menggelar demontrasi, meminta agar wakil rakyat berinisiatif membuat Peraturan Daerah (Perda) yang melarang alat tangkap Sarkak.

“Kami minta anggota dewan membuat Perda atau pemerintah mengeluarkan Perbup yang melarang penggunaan Sarkak, karena alat tersebut merusak alat tangkap lain dan ekosistem laut,” kata korlap aksi, Didik.

Didik menerangkan, Sarkak merupakan salah satu alat tangkap ikan seperti cantrang. Selama ini, para nelayan Sumenep merasa dirugikan oleh nelayan yang menggunakan alat tangkap tersebut. Karena merusak alat tangkap lain, seperti jaring dan bubu.

“Kami sangat dirugikan dengan pengunaan Sarkak, hampir setiap hari jaring dan bubu kami hilang. Kalau ini dibiarkan, ini bahaya,” tegasnya.

Saat ini, perwakilan pendemo ditemui anggota Komisi II DPRD di ruangannya, dan hingga berita ini ditulis, audensi masih berlangsung.

Sumber : mediamadura.com

Dipost Oleh Donay Leandro

Post Terkait

Tinggalkan Komentar